LIBRARY, SYMBOL DAN INSTANCE DALAM FLASH

Posted on 6 Oktober 2010

1



Library didalam Flash berarti tempat penyimpanan elemen-elemen yang digunakan dalam movie, seperti gambar, teks, animasi dan suara. Library sangat berperan dalam membuat movie, didalamnya tersimpan symbol yang berupa gambar, teks, button, animasi maupun suara. Semua objek di stage yang dijadikan symbol akan tersimpan dalam library.

Sebuah symbol dari library yang diletakkan di stage disebut Instance, sedangkan symbol yang berada di library disebut Master Symbol.

Untuk mempermudah membuat dan menghapus symbol, mengurutkan symbol, serta membuat folder untuk memudahkan pengelolaan symbol gunakanlah panel Library.


Gambar 4.1 : Library

 

  1. Membuat Symbol

    Untuk membuat symbol :

  • Pilih File à New untuk membuat movie baru
  • Pilih Oval tool, kemudian buat gambar lingkaran di stage
  • Gambar tersebut diseleksi dengan Arrow Tool
  • Pilih Insert à Convert to Symbol, maka akan keluar kotak dialog symbol properties. Pada behaviour terdapat tiga macam pilihan, yaitu :
    • Movie Clip – symbol yang menggambarkan animasi objek
    • Button – symbol yang menggambarkan button yang digunakan untuk interaksi dengan sesuatu.
    • Graphic – symbol yang menggambarkan object lain.


    Gambar 4.2 : Convert to symbol

  • Ketik “lingkaran” pada field name, dan berikan tanda pada pilihan graphic pada behaviour
  • Buka Library, dengan memilih Window à Library, maka akan tampil symbol graphic dengan nama “lingkaran”

     

  1. Membuat Instance

    Telah disebutkan sebelumnya. Instance adalah sebuah symbol yang diletakkan di stage. Dengan satu symbol dapat dibuat banyak instance yang memiliki properties berbeda-beda, sperti warna dan ukuran. Semua instance memilki bentuk yang sama dengan symbol.

    Untuk membuat instance:

    1. Drag symbol dari library ke stage
    2. Dalam stage muncul gambar yang sesai dengan symbol. Gambar tersebut disebut instance

     

  2. Mengubah symbol

    Untuk mengubah symbol lakukan langkah berikut :

    1. klik dua kali symbol pada library yang akan diubah.
    2. Maka akan masuk ke dalam editing symbol
    3. Lakukanlah perubahan.

     

  3. Membuat Button

    Button digunakan sebagai tombol interaksi sehingga user dapat melakukan interaksi pada movie.

    Button sebenarnya merupakan suatu movie clip interaktif yangterdiri dari 4 frame . setiap frame mempunyai fungsi sendiri-sendiri :

    1. Frame 1 (Up) – tampilan ketika kursor tidak diarea tombol.
    2. Frame 2 (Over) – tampilan ketika kursor berada di area tombol
    3. Frame 3 (Down) – tampilan ketika tombol ditekan
    4. Frame 4 (Hit) – untuk menentuakan area yang merespon saat mouse di-klik. Area ini tidak kelihatan saat movie berjalan.


    Gambar 4.3 : Frame Button

     

    Untuk membuat tombol dengan efek Rollover :

    1. Buka file Flash baru
    2. Gunakan menu Insert à New Symbol
    3. Pada kotak dialog symbol properties, berikan nama “tombol” pada kotak name dan pilih behaviour Button, kemudian tekan tombol OK, Flash menampilkan empat buah frame untuk tombol pada timeline.
    4. Buat bentuk kotak dengan warna gradient putih hitam pada frame UP. Setelah kotak terbuat, flash secara otomatis mengubah frame UP menjadi suatu keyframe, perhatikanlah perubahan yang terjadi pada timeline.
    5. Tetap di posisi frame UP ketik tulisan UP diatas gambar.
    6. Klik kanan tombol mouse pada kotak frame Over, kemudian pilih Insert keyframe untuk membuat frame over menjadi suatu keyframe, Flash menyalin kotak pada frame UP untuk frame Over.
    7. Gantiwarna gradient dengan mengubahnya menjadi hitam putih, untuk melkukan hal itu, klik tool Paint Bucket pada toolbox, kemudian tombol transform Fill pada bagian bawah toolbox.
    8. Klik pada warna gradien. Pindahkan lingkaran kecil disisi kanan atas kotak ke sisi bawah kotak. Flash mengubah warna gradien menjadi hitam putih.
    9. Ganti tulisan “UP” dengan “Over” pada tombol tersebut.
    10. Buat frame dengan menjadi suatu keyframe dengan mengklik tom kanan mouse, dan kwemudian pilih Insert Keyframe.
    11. Ganti tulisan “Over” dengan “Down” pada tombol tersebut.
    12. Ganti warna gradient dengan gradient lingkaran hitam putih
    13. Buat frame Hit menjadi suatu keyframe kemudian ubah warnanya menjadi hitam semua.
    14. Akhiri pembuatan tombol dengan mengklik Scene1 di atas pojok kiri atas timeline.
    15. Buka panel Library dengan menekan Ctrl+L. lalu tarik symbol untuk tombol tersebut ke stage.
    16. Pada menu comtrol, pilih Enable Simple Button untuk mengaktifkan tombol di stage
    17. Cobalah untuk meletakkan mouse di atas tombol, menekan tombol, dan kemudian melepaskannya.

     

  4. Common Libraries

    Common Libraries adalah Library yang sudah ada dan disediakan oleh flash untuk diguanakan, sehingga tidak perlu membuatnya lagi. Dalam common Libraries terdapat button, Graphics., Learning Interaction, Movie Clip, Smart Clip, dan Sound. Cara menggunakan Common Libraries :

    1. Pilih Window à Common Libraris à Button
    2. Ambil salah satu button dari common libraries dan drag ke dalam stage.

     

  5. Shared Library

    Shared library adalah library yang dapat digunakan bersama-sama oleh movie. Menggunakan shared library akan mengoptimalkan aliran program, sehingga mempercepat waktu loading. Shared Library bermanfaat untuk :

    1. Menggunakan file suara antar site
    2. Menyediakan sumber tunggal untuk font dalam elemen animasi yang dapat diguanakan oleh beberapa scene dan movie
    3. Membuat library pusat untuk digunakan bersama.

 

  1. Memodifikasi Instance

    Setiap instance pada stage bisa memiliki atribut yang berbeda-beda. Instance tersebut bisa memutar memperbesar, memperkecil, mengubah warna, mengatur kecerahan, dan membuat transparan.

    Khusus untuk perubahan warna instance :

  • Klik instance yang ingin diubah
  • Tampilkan Properties dengan menggunakanmenu Window à Properties

Pada menu yang terseleksia pilih:

  • Brightness – untuk mengubah kecerahan warna
  • Tint – mengubah warna
  • Alpha – membuat transparan
  • Advanced – kombinasi dari ketiga pilihan.